Minggu, 17 Juni 2012

Air di puncak gunung kendil ponjong gunung kidul telah memberikan inspirasi bagaimana mengelola air tersebut untuk bisa memberikan manfaat yang lebih untuk masyarakat secara umum

SEJARAH

awal mulanya sekitar tahun 2000 eyang moyo membeli tanah di gunung dowor,sebelah selatan gunung kendil di sanalah eyang moyo bermukim pertama kali meninggalkan kota yogyakarta. disana lah eyang moyo merintis mendirikan pondok pasantren beserta pengurusnya. Kemudian bermodalkan apa adanya Eyang Moyo pindah ke gunung kendil, pondok pasantren yang ada digunung dowor yang sudah Eyang Moyo wakafkan semua nya. Mulanya gunung kendil adalah tempat yang dikeramatkan oleh penduduk sekitar dengan banyaknya batu-batu besar dan kayu jati. Dengan bermodalkan beberapa orang saja dan seadanya Eyang Moyo Meratakan tanah yang ada digunung kendil yang mulanya masih berbentuk gunung. Dikerjakan pada malam hari bulan puasa sehabis taraweh, Eyang Moyo mendirikan rumah kemudian menetap disana. Dengan semata-mata dengan keyakinan dan pertolongan yang maha kuasa Eyang Moyo yakin adanya sumber air digunung kendil. Walaupun dilihat dengan mata ada keraguan tetapi dengan keteguhan dan keyakinan Eyang Moyo yakin akan keteguhan itu. Eyang Moyo sempat mendapatkan cibiran dari masyarakat sekitar yang merasa tidak mungkin ada sumber air didalam batu-batu besar yang ada digunung kendil. Menurut wirayat sejarah nama gunung kendil ini dicetuskan oleh para wali yang awalnya tempat persinggahan. Dicertakan juga oleh para wali bahwa dulunya digunung kendil ini terdapat banyak sekali emas, tetapi setiap kali akan diambil emas tersebut kemudian mengerucut atau lepas dan tidak dapat diambil. dan setelah Eyang moyo berhasil mengeluarkan sumber air tersebut dapat ditafsirkan dari cerita tersebut bahwa yang dimaksud emas mengerucut adalah sumber air yang ditemukan oleh Eyang Moyo. Air tersebut terpendam berjuta-juta tahun yang lalu. Dan memiliki sumber air yang berkualitas luar biasa. Berdasarkan hasil labotorium, air ini dapat langsung diminum dan juga dapat digunakan untuk terapi rohani dan kesehatan. Air ini keluar pada tanggal 28 november 2008 pada malam 1 suro, dibor pada kedalam 72 meter dan hanya memakai satu mata bor.








FASILITAS


 Kolam Renang

Kolam renang gunung kendil sangat menarik untuk dikunjungi karena struktur tanah yang berbukit serta lokasi yang dikelilingi pohon jati dan kolam renang diatas punggung gunung merupakan daya pikat tersendiri. Pengunjung akan disuguhi pemandangan dengan view hamparan bukit yang menghijau dan lereng batu kapur yang eksotis. Air kolam renang diambil langsung dari mata air yang keluar langsung dari mata air.


 Air Terapi

Pengobatan alternatif banyak dicari sebagai alternatif pengobatan yang murah, alhamdulilah dengan melimpahnya air digunung kendil bisa lebih bermanfaat dengan sistem terapi air kucuran langsung dari mata air, kejernihan dan keikhlasannya semuanya memberikan ion positif sehingga terapi air ini insyaallah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan kesehatan. Terapi air digunung kendil banyak dikunjungi oleh masyarakan yang mempunyai keluhan darah tinggi, kulit gatal-gatal, struk dan banyak yang terapi untuk kelumpuhan. Mereka yang datang bukan hanya dari gunung kendil tetapi banyak juga dari luar kota seperti yogyakarta, solo, jakarta, surabaya, dan lain-lainnya.


 Air Minum ARDO

Hasil uji laboratorium dinas kesehatan gunung kidul tanggal 11 februari 2009 no. /A/005/SDY//09 untuk uji air bersih artesis gunung kendil sangat layak untuk dikonsumsi sebagai air minum. Hasil uji dari dinas kesehatan kabupaten gunung kendil air dari puncak gunung kendil sangat layak dan bisa digunakan sebagai sumber air minum, karena kandungan E Colli nya adalah 0 (hasil uji terlampir), sekarang masyarakat bisa menikmati ARDO (air minum doa) air minum yang sudah melalui proses strerilisasi ozon, agar air minum lebih higienis.